Cara membuat pewarna alam merah bata dari akar pohon mengkudu

Cara membuat pewarna alam merah bata dari akar pohon mengkudu
MARI BELAJAR MEMBUAT PEWARNA ALAMI, BAHANYA ADA DISEKITAR KITA DI NUSANTARA.

Kami pencinta Kain Traditional Indonesia, sangat mengagumi kain-kain tradisioinal yang diwarnai dengan menggunakan pewarna alam. Kami percaya, proses ini bisa dilestarikan dengan baik di Nusantara, dan untuk itu kami ingin berbagi ilmu, cerita dan pengalaman kepada seluruh pencinta kain Indonesia, diseluruh Nusantara, untuk lebih mengenali baha-bahan pewarna alam dan cara untuk memporoses bahan tersebut menjadi pewarna alami.

Bahan pewarna alam itu mudah didapatkan di Indonesia, bisa dibudidayakan, sehat lingkungan, limbahnya bisa jadi kompos dan para seniman yang berinteraksi dengan bahan-bahan inipun tidak ada bahaya untuk kesehatan, sepertinya bahan pengawet chemical (synthetic), yang bisa menimbulkan reaksi kurang bagus dalam kesehatan, dan tidak bagus untuk lingkungan.

Dalam video ini kami berbagi cara membuat pewarna alam dari akar mengkudu. Proses yang dilakukan di video ini kami abadikan dari beberapa tempat, di berbagai desa di Nusantara, dan kami haturkan terimakasih kepada:

  • Keluarga bapak Kornelis Ndapakamang dan ibu yang telah mengizinkan kami untuk mengabadikan proses tersebut di studio beliau.
  • Keluarga besar Kerajaan Melolo (Umalulu) dan keluarga besar penenun disana yang dijembatani oleh, Umbu Roman (anggota keluarga kejaan Umalulu)
  • Keluarga bapak Freddy Hambu, dari Morinda Hotel & Morinda ikat studio, Sumba Timur
  • Kelompok Tenun Sikka (Desa Gereja Tua Sikka), di FloresSimaklah video dibawah, selamat mencoba. Lestarikan kain tradisional Indonesia, dengan memakai pewarna alam. Lestarikan lingkungan kita, dan mari hidup dalam lingkungan yang lebih sehat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


error: Content is protected !!