Process pembuatan Ikat Tenun Sumba Timur dengan Pewarna Alam

Process pembuatan Ikat Tenun Sumba Timur dengan Pewarna Alam

Bulan Mei 2018 yang lalu, kami mengunjungi Sumba Timur dalam rangka bertemu para penenun yang telah menerima kacamata dari Connect Indonesia, The Charity (www.connectindonesia.org). Dalam kunjungan itu kami bertemu dengan beberapa kelompok tenun di Sumba Timur, dimana Connect Indonesia telah berbagi kacamata disana kepada para anggota kekompok tenun senior.

Kami sangat terharu melihat upaya dari Bapak Kornelis Ndapakamang dan semua kelompok tenun Paluanda Lama Hamu untuk melestarikan budaya Indonesia, menenun kain-kain traditional sumba dengan menggunakan pewarna alam. Boleh digaransi memang, bahwa kain tenun yang dicelup perwarna alam itu sangat jauh lebih elegan dari kain tenun yang dicelup pewarna sintetis.

Video dibawah yang dipubulikasi oleh bapak Kostofani Herry, disajinan secara alami, tanpa banyak editan, sehingga process tenun dari mulai pengaturan benang, penggambaran motif, pencelupan, dan hingga prosess ditenun dan menjadi kain, ditunjukkan langkah demi langkah, sehingga sangat muda diserap.

Waktu kami berada di lokasi pak Kornelis, kami sempat menyaksikan process pencelupan pewarna alam Morinda, dari pembersihan akar, pencincangan, penumbukan halus dan pencelupan.

Kami beharap semoga kelompok tenun lainya bias mengikuti jejak kelompok tenun Paluanda Lama Hamu untuk mencoba menggunakan bahan pewarna alami, yang pada dasarnya sangat mudah ditanam di Indonesia. Ada baiknya apabila process pewarna alam ini bisa dijadikan menjadi salah satu komoditi daerah, dan membudidayakanya dengan luas di nusantara.  Terimakasih pak Kornelis Ndapakamang telah bersedia menjamu kami hadir di studia Paluanda Lama Hamu.

Untuk teman pencinta wastra Sumba, silahkan berkunjung ke Sumba Timur dan megunjungi studio Bapak Kornelis dan teamnya.

Bapak Kornelis Ndapakamang & ibu Desmiyanti Hambabanju
Studio Group tenun Paluanda Lama Hamu
Kampung PRAIKUNDU
Desa LAMBANAPU
Waingapu, Sumba Timur
INDONESIA

Terimakasih kami untuk bapak Kostofani Herry yang mempulikasikan video ini, kami yakin sangat berguna untuk mendidik Bangsa. Salam hangat dari team Wastra Indonesia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *